Langsung ke konten utama

5003 Lahan LP2B di kabupaten sarolangun Kini Bisa Dimanfaatkan


 Guna menekankan angka inflasi di daerah, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Pertanian (DTPHP) sarolangun terus berupaya mendorong petani cabai untuk tetap mengelola cabai. 

Dengan adanya dorongan dari pemerintah ini, petani diharapkan dapat membantu menekankan harga cabai yang tinggi. 

"Beberapa waktu lalu harga cabai lumayan tinggi, dan hasil cabai dari petani ini sangat membantu masyarakat. Harganya terjangkau dari 60 ribu bisa dijual dengan harga 45 ribu," kata Kadis TPHP Dedy Hendri, Selasa (13/12).

Lanjutnya, selain cabai, beras juga menjadi salah satu penyebab inflasi. Sarolangun hari ini memang belum bisa swasembada beras, namun dengan peningkatan fasilitas pendukung. Harapanya dapat mewujudkan swasembada ke depannya. 

"Apalagi kita sudah ada aturan terkait lahan persawahan yakni LP2B, sehingga nanti pemanfaatan bisa lebih maksimal dalam memujudkan persawahan yang lebih produktif," ujarnya

Ia menjelaskan, sejak disahkan LP2B pada tahun 2021, sebanyak 5003 lahan persawahan telah bisa dimanfaatkan. 

"Alhamdulillah setelah adanya LP2B ini, kita clear kan semuanya. Lahan yang sudah diganggu itu tidak lagi kita masukan, artinya lahan sawah yang 5003 hektar ini memang bisa dimanfaatkan," ucapnya

Sebelumnya diterbitnya Perda tentang LP2B ini, memang ada lahan yang sudah digarapkan baik itu dibangun rumah atau hal lainnya. 

Kata dia, nantinya akan diadakan sosialisasi terkait dengan Perda LP2B. Untuk pelaksaannya, akan dilakukan oleh bidang terkait yakni bagian sarana dan prasarana. 

"Jadi kita minta lahan yang 5003 ini, memang tidak bisa lagi diganggu. Dan tentu bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan Perda LP2B," sebutnya

Ia menyebutkan, lahan eks tambang ilegal tidak lagi dimasukan dalam data LP2B. Namun, lahan itu masih bisa dimanfaatkan oleh warga.

"Sebagian sudah ada yang ditanami sawit, dan yang lainnya. Sebenarnya lahan itu masih bisa dimanfaatkan, tapi kita tidak berani untuk masuk ke data LP2B," tandasnya. (Rhn).

Artikel Terpopuler

Kulineran di Taman Wisata Keluarga Ancol Tetap Terjangkau

Polemik Rebutan lintasan Jalan Perusahaan Waka DPRD Sarolangun jangan korbankan masyarakat

Setelah 2 Hari Berjibaku, BPBD Basarnas beserta Tim Lainnya Korban Dapat Ditemukan dan Dievakuasi

APOTIK MARANATHA DAN POLSEK SAROLANGUN BERIKAN SEMBAKO GRATIS BAGI YANG VAKSIN

Jelajah Wisata Desa Raden Anom Batang Asai

Nahkodai IMDI Sarolangun, Ronald Sebut Siap Tampung Aspirasi Masyarakat

Selesai Rapat Paripurna Tingkat II DPRD Sarolangun, Tontawi Jauhari: Soroti Infrastruktur Dalam Kota

Kades Cantik Di Sarolangun Panen Sayur

Meningkatkan Proses Pemberdayaan Perempuan, DP3A Fokus Dalam Pengarusutamaan Gender!

DINAS TPHP SAROLANGUN PANEN RAYA CABE RAWIT BERSAMA POKTAN HIJAU DAUN DAN LSM GPLH

Support : Website | Sarolangun | SarolangunTV
Copyright © 2019. Sarolangun.TV - All Rights Reserved